Warga Desa Crewek Mendatangi Komisi A

  • Terkait Pungli Biaya KK dan KTP Massal

ktpPuluhan warga Desa Crewek, Kecamatan Kradenan, Selasa pagi (9/6) mendatangi ke Komisi A DPRD Kabupaten Grobogan. Mereka mendatangi anggota wakil rakyat itu, untuk melaporkan pungutan liar (pungli) pengajuan surat keterangan keluarga (KK) oleh aparat desa setempat.

Salah seorang perwakilan warga, Suwarno Hadi, di hadapan satu-satunya anggota Komisi A yang hadir kemarin pagi, Supriyatno, mengatakan, warga ditarik hingga Rp 10 ribu untuk mengurus KK. Padahal, sesuai Perda yang berlaku di kabupaten terluas kedua di Jawa tengah itu, biaya pengurusuan KK hanya Rp 3.500 per lembarnya. “Tak ada musyawarah sebelumnya, tiba-tiba warga dikenakan biaya Rp 10 ribu per lembar,” terangnya.

Kades Crewek Purwoto dan Kadus Kasiyan Kuswanto juga hadir kemarin. Pertemuan rakyat dan wakil rakyat itu juga disaksikan Camat Kradenan Ahmad Basuki, Kasi Trantib Kecamatan Kradenan Muharto dan Kabid Pendaftaran Penduduk pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Grobogan Masrikan.

Suwarno mengatakan, warga pemohon sudah banyak yang mendaftar dan membayarkan sejumlah uang yang ditetapkan itu. Namun, warga yang merasa keberatan, kemudian memprotes tambahan biaya itu. “Kami tanya untuk apa tambahan biaya itu, tapi tak ada penjelasan yang jelas dari aparat desa,” ujarnya kesal.

Sebenarnya, lanjut dia, biaya tambahan tak bakalan dipersoalkan, sepanjang itu merupakan hasil musyawarah dan kesepakatan seluruh warga. “Dan yang terpenting harus transparan, untuk apa penggunaan biaya tambahan sebenasr Rp 6.500 itu,” tegasnya.

Jumlah warga yang mendapatkan undangan untuk mengurus KTP dan KK di Desa Crewek sendiri mencapai 3.400 orang. Dari jumlah itu, baru sekitar 2.473 warga yang mengajukan permohonan KTP dan KK massal. “Tambahan biaya itu sebenarnya sudah jelas peruntukannya, hanya mungkin sebagian warga yang lain belum mengetahuinya,” kilah Kades Crewek Purwoto.

Sementara itu, ketua Komisi A Supriyatno berjanji akan meneruskan laporan warga tersebut kepada Bupati. Terkait tuntutan sejumlah warga agar Kades Crewek dicopot, Supriyatno mengatakan itu bukan wewenang komisi yag dipimpinnya. “Nanti akan saya kirim surat teguran agar Bupati melakukan pembinaan kepada aparat di bawahnya,” jelasnya.

Sumber :  http://www.jawapos.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: