Kasus Pemotongan Dana BLT Di Desa Grabagan

Inspektorat Kabupaten Grobogan memeriksa perangkat Desa Grabagan, Kecamatan Kradenan, Selasa (19/5), terkait dugaan pemotongan dana bantuan langsung tunai (BLT) dari warga penerima BLT tersebut.

124001353217----BLT-II-(60)Kami memeriksa kepala desa (Kades) Grabagan dan perangkat desa setempat, terkait dugaan pemotongan dana BLT tahun 2009,” jelas Inspektur Inspektorat Kabupaten Grobogan Adi Jatmiko SH, kepada Espos, Selasa. Karena baru diperiksa, lanjut Adi, pihaknya belum dapat menyimpulkan hasilnya. Yang jelas Inspektorat masih mengumpulkan bukti-bukti terhadap adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan perangkat desa dalam kasus pemotongan dana BLT. ”Belum ada kesimpulan mengenai hasil pemeriksaan hari ini, kami masih mengumpulkan data-data pendukung,” tegas Inspektur Adi Jatmiko.

Langkah Inspektorat tersebut, menyusul adanya perintah Bupati Grobogan H Bambang Pudjiono SH yang menerima surat aduan dari warga penerima BLT di Kecamatan Kradenan yang mengeluhkan adanya pemotongan dana BLT yang mereka terima. ”Sudah saya perintahkan Inspektorat untuk menindaklanjuti kasus ini. Tidak dibenarkan adanya pemotongan dana BLT,” tegas Bupati.

Sementara Camat Kradenan Ahmad Basuki SSos MM ketika dikonfirmasi Espos menyatakan, berdasarkan penjelasan dari perangkat Desa Grabagan, pengurangan dana BLT senilai Rp 50.000 tersebut atas kesepakatan warga setempat.

Sumber : http://www.solopos.co.id

4 Tanggapan

  1. saya sebagai warga grabagan membenarkan berita yang mas kukuh sampaikan,meskipun saya tidak menetap di grabagan untuk saat ini. saya dapat cerita dari kakak saya yang juga mendapat dana bantuan itu.klo tidak salah sebesar Rp.13.000,00 itu di ambil dari dana BLT yang dibagikan untuk warga,

  2. saya ingin mengkonfirmasi masalah Kasus Pemotongan Dana BLT Di Desa Grabagan.

    1. Untuk pemotongan dana BLT sebesar 50 ribu itu memang benar dan telah disepakati warga Grabagan dan saya TIDAK PERNAH MENGATAKAN SAYA TIDAK MENYETUJUI.

    2. Surat pengaduan yang saya sampaikan kepada Bapak Bupati Grobogan dan penjabat yang berwenang pada tanggal 5 mei 2009 BUKAN masalah pemotongan dana BLT sebesar 50 ribu yang telah disepakati warga

    TETAPI

    TENTANG PUNGUTAN UANG SEBESAR 10 RIBU YANG DIMINTA OLEH KETUA RT. 05,06,07 RW.01 DUSUN BLADOGAN GRABAGAN KECAMATAN KRADENAN ATAS PERINTAH KADUS PADA SAAT WARGA MENERIMA SURAT PENGAMBILAN BLT DAN WARGA BELUM MENERIMA DANA BLT 2009.

    WARGA PENERIMA BLT GRABAGAN 398 ORANG x Rp. 10.000 = Rp. 3.980.000.

    UNTUK APAKAH UANG SEBESAR ITU ?????

    KATANYA UNTUK BIAYA OPERASIONAL, KEAMANAN, AKOMODASI TRANSPORTASI, PEMINDAHAN PENGAMBILAN DANA BLT DARI KANTOR POS KE BALAI DESA GRABAGAN.

    SEBESAR ITUKAH BIAYANYA ?????

    Bila ingin mengkonfirmasi lebih lanjut hubungi Sri Murtiningsih
    ( 085290399910 )
    Dsn. Bladogan Rt. 07 Rw.01 Desa Grabagan, Kec. Kradenan Kab. Grobogan.
    Saya akan memberikan bukti-bukti otentik dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

  3. @ Ibu Sri Murtiningsih n Mas Komari : Terima kasih atas penjelasan yang diberikan di sini, semoga pemkab Grobogan tanggap akan keluhan warga Grabagan. Karena pada dasarnya BLT diberikan kepada warga yang kurang mampu,dan alangkah kurang manusiawinya jika seseorang mengambil hak dari warga yang kekurangan…

  4. Sebagai warga bladogan sendiri saya kog malah tidak tahu ya,.hehehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: