Bledug Kuwu Ditanami Bakau

Puluhan bibit cbledug-kuwu-gersangemara laut, nyamplung dan bakau kemarin ditanam di areal gersang obyek wisata Bledug Kuwu, Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan, Grobogan. Pencanangan penghijauan dalam rangka kegiatan HPN ke 63, itu dilakukan langsung oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Drs Alex Bambang Riatmojo.

bledugHadir pula dalam kegiatan tersebut, Bupati Grobogan H Bambang Pudjiono, Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Grobogan Zufron, Administratur enam KPH Perhutani unit I Jateng serta Ketua PWI Cabang Jateng Sriyanto Saputro.

Pemilihan tiga jenis bibit tersebut bukan tanpa alasan. Tingginya kandungan garam yang terdapat di kawasan wisata tersebut, mengakibatkan tak semua jenis tanaman dapat ditanam di areal seluas 40 hektare itu. “Jadi kami pilih tanaman khas daerah pantai seperti cemara laut, nyamplung dan bakau,” terang Ketua Panitia HPN 2009 Tingkat Jateng Isdiyanto di dampingi panitia HPN Grobogan, M Taslim Hadi.

Diakuinya, panitia penetapkan jenis tanaman cemara laut dan nyamplung setelah minta bantuan kelompok studi ekosistem mangrove teluk awur (Kesemat) jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Undip Semarang melakukan penelitian di Bledug Kuwu.

Selama ini, Pemkab Grobogan sudah kerap kali melakukan uji coba menanam beberapa jenis tanaman keras untuk menghijauakan Bledug Kuwu. Namun, usaha tersebut tak pernah berhasil. “Oleh karena itu, kami mencoba menanam cemara laut dan nyamplung. Sedangkan tanaman bakau tetap kita tanam sebagai uji coba karena petani tambak dan garam memintanya,” terang Isdiyanto.

Untuk selanjutnya, perawatan dan tumbuh kembang tanaman tersebut akan diawasi oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Grobogan, selaku pengelola kawasan wisata itu.

Kelangsungan ketiga jenis tanaman itu juga di singgung Kapolda. Dalam sambutannya, kapolda menekankan pentingnya pengawasan ketiga jenis tanaman itu, mengingat sebelumnya belum pernah ditanam tanaman sejenis di kawasan tersebut. “Jangan sampai hanya bisa menanam, tapi kemudian lantas mati dan tak terawat,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Disporabupar Kabupaten Grobogan, Pirman menyambut baik menghijauakan areal Bledug Kuwu. “Saya sangat mendukung. Jika berhasil, tentu pengunjung akan lebih krasan menikmati Bledug Kuwu, mengingat lokasinya sangat panas,” kata mantan Kepala Dinas Koperasi Grobogan ini.

Sumber : www.jawapos.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: