Apa Kabar Petani Garam Bledug Kuwu ?

Sebagai salah satu objek wisata andalan di kecamatan Kradenan, Bledug kuwu juga berperan penting bagi sebagian warga yang menggantungkan hidupnya dari air lumpur bledug kuwu. Mereka adalah para petani garam. petani-garamSetiap harinya para petani garam mengalirkan air dari lumpur Bledug Kuwu kedalam sumur tampungan, untuk kemudian di letakkan di klakah-klakah (cetakan garam dari bambu) yang telah disiapkan.

Untuk beberapa tahun yang silam, setiap kali berkunjung ke Bledug Kuwu masih banyak kita jumpai puluhan orang yang bertani garam. Lalu bagaimana dengan saat ini ?. Dari waktu ke waktu jumlah petani garam terus menurun, beberapa dari mereka selain karena usia yang sudah tua juga dikarenakan tidak adanya generasi penerus dalam melanjutkan usaha sebagai petani garam. Kebanyakan anak-anak dari petani garam lebih memilih bekerja keluar kota seperti jakarta, semarang dan surabaya daripada harus melanjutkan usaha orang tuanya.

Sebenarnya melihat potensi harga dan permintaan garam dari Bledug Kuwu lebih baik dibandingkan garam tambak. Harga garam di Bledug Kuwu bisa mencapai harga Rp. 2.000 per kilogram-nya sedangkan untuk garam tambak hanya dihargai Rp. 1.000 per kilogram.

Selain itu petani garam di Bledug Kuwu juga sebagai daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung ke Bledug Kuwu. Proses pembuatan garam yang unik dan masih dilakukan secara tradisional membuat para wisatawan penasaran untuk melihatnya.

Menurut salah satu petani garam di bledug kuwu, hasil produksi garam dalam seminggu bisa mencapai 50 Kg, itu tergantung dari panas matahari dan apabila panas matahari kurang, dalam seminggu mereka cuma bisa memproduksi 30 Kg saja.

Satu Tanggapan

  1. saya punya garam grosok banyak bapa/ibu kalo berminat berani harga berapa tlg hubungi saya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: