“Rajanya” Minimarket Masuk Kec.Kradenan

Krisis global berdampak buruk terhadap beberapa sektor perekonomian, berbagai usaha mengurangi jumlah produksinya, bahkan beberapa usaha indomaretalfamartterpaksa gulung tikar.Bagaimana dengan bisnis minimarket ?. Seperti tak peduli dengan krisis finansial global, perusahaan yang menjadi “raja” minimarket di Indonesia yakni Indomaret dan Alfmart terus mengembangkan sayapnya dengan menambah jumlah cabangnya.

Kecamatan Kradenan menjadi salah satu daerah yang diharapakan mampu untuk mendapatkan peluang untung yang besar. Demikian yang diharapkan oleh manajemen dari Indomaret dan Alfamart. Sejak pertengahan tahun 2008 bisnis Minimarket mulai memasuki kecamatan Kradenan. Dimulai oleh Indomaret pada pertengahan tahun 2008, kini Alfamart hadir juga di awal tahun 2009. Tingkat ekonomi masyarakat kecamatan Kradenan yang terus membaik diharapkan mampu memberi kontribusi yang besar dalam bisnis minimarket ini.

Adu kekuatan antara dua “Raja” minimarket ini sangat terlihat jelas. Dua minimarket ini sangat agresif dalam menggarap pasar hingga ke perumahan. Saking ketatnya persaingan, dikota besar sering kita lihat lokasi antara kedua supermarket ini berdekatan bahkan mungkin berhadap-hadapan. Apabila Indomaret ada disatu lokasi maka radius sekitar 100 meter kita bisa temui minimarket Alfamart.

Bagaimana dengan persaingan di kecamatan Kradenan ?. Tidak jauh beda dengan dikota lain, lokasi kedua minimarket inipun juga berdekatan. Keduanya ada di desa Kuwu, Jika Indomaret berada disebelah timur pasar Kuwu, Alfamart berada sekitar 100 meter arah barat pasar Kuwu. Mengenai harga, kedua minimarket ini bersaing ketat. Jika salah satu barang murah di Indomaret maka Alfamart juga punya barang yang lebih murah dari Indomaret.

Kehadiran dua “raja” minimarket ini sedikit banyak akan berpengaruh terhadap  penjualan toko yang berada disekitar minimarket. Berdasarkan pengamatan saya pribadi beberapa toko terlihat agak sepi dibandingkan sebelum kedua minimarket itu berdiri. Dengan menggunakan sistem belanja yang lebih modern dan dengan suasana belanja yang lebih nyaman, masyarakat lebih memilih belanja di minimarket dari pada di toko biasa. Pelayanan yang lebih profesional serta harga yang bersaing membuat minimarket menjadi pilihan utama dalam berbelanja.

Lalu bagaimana cara mempertahankan usaha toko tradisional yang berada disekitar minimarket.? Berhubung saya kurang ilmu dalam hal bisnis, maka pendapat ini adalah pendapat pribadi saya, yang jauh dari kata sempurna.

Harga : Penentuan harga jual akan sangat berpengaruh terhadap minat dari pembeli untuk membeli barang kita. Tidak ada salahnya kita kroscek harga di minimarket, tidak ada salahnya kita jalan2 ke minimarket samping toko kita, hanya utk mendapatkan harga barang yang mereka jual guna menentukan harga jual barang di toko kita.

Pelayanan: Dalam hal pelayanan antara minimarket dan toko tradisional sangat berbeda. Dimana untuk toko tradisional calon pembeli harus dilayani face to face oleh karyawan, sedangkan di minimarket calon pembeli lebih diberi keleluasaan dalam berbelanja tanpa harus dilayani face to face. Dalam hal ini pelayanan dari karyawan sangat berperan penting dalam mempertahankan pelanggan kita.

Dispaly Harga: Display minimarket pasti lebih bagus dibanding display toko tradisional. Minimarket di set untuk pelanggan bisa melihat langsung harga dari suatu barang tanpa harus bertanya kepada pelayan. Lalu bagaimana cara menyikapinya ?.Pernahkah kita lihat tradisi beberapa konter HP disekitar kita?. Mereka selalu memasang daftar harga pulsa didepan konter, hal itu diharapkan orang yang lewat didepan konter tahu harga yang berlaku di konter tersebut. Bagaimana kalau trik itu kita pakai untuk  toko tradisional. Jika di minimarket pembeli tahu harga barang setelah masuk ke minimarket, dengan daftar harga yang kita pasang didepan toko, warga akan tahu harga yang berlaku ditoko tanpa harus masuk ke toko .

Display Barang : Display barang di minimarket pasti lebih enak dilihat dibandingkan dengan toko tradisional. Untuk menyikapinya kita bisa mencontoh display dari minimarket, kalaupun tidak hal kecil yang bisa dilakukan adalah pengkategorian dari display barang. Pisahkan penempatan display barang berdasarkan kategori jenis barang dan kebutuhannya. Selain untuk memepermudah dalam pencarian barang, hal tersebut juga membuat pelayanan pelanggan lebih cepat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: